Senin s.d Jumat : 10.00 - 17.00
|Sabtu & Minggu : Janji Temu / Online
Jl. Warung Jati Timur No. 27A, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Rekomendasi Artikel
Kota Madinah terus memperkaya pengalaman spiritual jutaan pengunjungnya. Tak hanya dikenal dengan Masjid Nabawi, kini hadir destinasi baru yang menawarkan pendekatan berbeda dalam memahami sejarah Islam: Creation Story Museum.
Berlokasi hanya beberapa langkah dari Masjid Nabawi, museum ini menghadirkan pengalaman imersif yang membawa pengunjung menelusuri kisah penciptaan hingga perjalanan para nabi.
Terletak dua lantai di bawah taman As Safiyyah Park & Museum, museum ini dirancang sebagai ruang refleksi yang tenang, jauh dari hiruk pikuk kota.
Dikelilingi taman dan air terjun, suasana yang dihadirkan terasa hening dan kontemplatif. Pengunjung diajak masuk ke ruang-ruang tematik dengan pencahayaan, efek suara, serta visual 360 derajat yang menciptakan pengalaman seolah kembali ke masa lalu.
Menelusuri Kisah Para Nabi Secara Kronologis
Museum ini menyajikan perjalanan sejarah para nabi secara berurutan, dimulai dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad.
Melalui tur berjalan yang dipandu, pengunjung akan mengikuti kisah Nabi Idris, Nuh, Hud, Saleh, Ibrahim, Luth, Ismail, dan Yaqub, hingga akhirnya mencapai kisah kelahiran Nabi Muhammad serta hijrahnya dari Makkah ke Madinah.
Setiap ruangan menghadirkan narasi berbeda dengan pendekatan visual modern yang memadukan teknologi dan nilai spiritual.
Pengalaman di museum ini ditutup dengan narasi tentang “akhir zaman”, yang menjadi pengingat kuat tentang kefanaan dunia.
Pesan ini mendorong pengunjung untuk menghargai waktu, berbuat baik, dan menyebarkan kebaikan selama hidup.
Di akhir tur, pengunjung akan menerima kode QR untuk mengakses kembali seluruh materi cerita para nabi dalam bahasa Arab dan Inggris.
Arsitektur Unik: Perpaduan Bumi, Cahaya, dan Air
Dari sisi arsitektur, museum ini dirancang sebagai “gerbang modern” menuju Masjid Nabawi. Struktur spiral menjadi pintu masuk yang menarik pengunjung masuk ke dalam perjalanan bawah tanah.
Konsep desain menggabungkan elemen bumi, air, cahaya, serta siklus matahari dan bulan. Atap berbentuk lengkungan bulan sabit menjadi simbol utama, menciptakan lanskap visual yang dramatis.
Air juga menjadi elemen penting, memantulkan cahaya ke dinding dan menciptakan efek visual yang memperkuat suasana spiritual.
Jam Operasional dan Fasilitas
Museum ini beroperasi:
Sabtu–Kamis: 07.30–00.00
Jumat: 13.00–00.00
Di akhir perjalanan, pengunjung akan diarahkan ke toko suvenir dengan harga yang disebut lebih terjangkau dibandingkan pasar di luar.
SUMBER: HIMPUH