Senin s.d Jumat : 10.00 - 17.00

|

Sabtu & Minggu : Janji Temu / Online

Jl. Warung Jati Timur No. 27A, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Rekomendasi Artikel

Jejak Jabal Abu Qubais, Gunung Tempat Nabi Ibrahim AS Pertama Kali Menyeru Manusia Berhaji

Di tengah pesatnya pembangunan kawasan sekitar Masjidil Haram, masih tersimpan jejak salah satu lokasi bersejarah dalam perjalanan ibadah haji, yakni Jabal Abu Qubais. Gunung yang berada di sisi Bukit Safa itu diyakini sebagai tempat Nabi Ibrahim AS pertama kali menyerukan kewajiban berhaji kepada seluruh umat manusia atas perintah Allah SWT.


Penerjemah resmi khutbah Masjidil Haram asal Indonesia, Ahmad Musyaddad, mengatakan Jabal Abu Qubais memiliki posisi penting dalam sejarah Islam. Dalam sejumlah literatur, gunung tersebut disebut sebagai gunung pertama yang diciptakan Allah SWT.


"Jabal Abu Qubais di dalam beberapa catatan sejarah disebut sebagai gunung yang pertama kali diciptakan oleh Allah SWT," ujar Musyaddad saat memandu tur jejak sirah di sekitar Masjidil Haram.


Ia menjelaskan keterangan tersebut juga disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam kitab Al-Bidayah wa an-Nihayah.


Selain itu, Jabal Abu Qubais dikenal sebagai gunung yang letaknya paling dekat dengan Ka'bah. Menurut Musyaddad, Bukit Safa yang kini menjadi lokasi dimulainya ibadah sa'i pada masa lalu merupakan bagian dari rangkaian Jabal Abu Qubais.


"Dulunya menyatu. Induknya adalah Jabal Abu Qubais, sedangkan anaknya adalah Bukit Safa," jelasnya.


Tempat Nabi Ibrahim Menyerukan Ibadah Haji

Karena berada di dataran tinggi yang strategis dan dekat dengan pusat permukiman Makkah pada masa itu, Jabal Abu Qubais menjadi lokasi yang dipilih untuk menyampaikan seruan kepada masyarakat.


Di tempat inilah Nabi Ibrahim AS menerima perintah Allah SWT untuk mengajak seluruh manusia menunaikan ibadah haji.


"Allah memerintahkan Nabi Ibrahim, 'Serukanlah kepada manusia untuk berhaji.' Nabi Ibrahim bertanya, 'Ya Allah, bagaimana suaraku akan sampai kepada seluruh manusia?' Allah menjawab, 'Cukup engkau menyeru, Kami yang akan menyampaikannya'," tutur Musyaddad.


Atas perintah tersebut, Nabi Ibrahim AS naik ke puncak Jabal Abu Qubais dan menyerukan kewajiban berhaji. Menurut Musyaddad, Allah SWT kemudian menyampaikan seruan itu kepada seluruh umat manusia dari generasi ke generasi.


"Nabi Ibrahim naik ke atas Jabal Abu Qubais lalu berseru, 'Wahai sekalian manusia, Allah telah mewajibkan atas kalian berhaji, maka berhajilah.' Suara itu kemudian disampaikan Allah dari generasi ke generasi hingga hari ini kita datang berhaji," tuturnya.


Seiring perkembangan Kota Makkah, sebagian kawasan Jabal Abu Qubais kini telah dipenuhi berbagai bangunan modern, termasuk kompleks Qashr Ash-Shafa, sehingga bentuk asli gunung tersebut tidak lagi tampak utuh.


Meski demikian, Jabal Abu Qubais tetap menjadi salah satu penanda penting dalam sejarah Islam. Bagi jutaan jemaah yang datang ke Tanah Suci setiap tahun, gunung ini menjadi pengingat bahwa perjalanan haji yang mereka jalani merupakan jawaban atas seruan Nabi Ibrahim AS yang telah dikumandangkan sejak ribuan tahun silam


SUMBER: HIMPUH