Senin s.d Jumat : 10.00 - 17.00
|Sabtu & Minggu : Janji Temu / Online
Jl. Warung Jati Timur No. 27A, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta
maqbulah@gmail.com

Rekomendasi Artikel
Countdown keberangkatan jemaah haji 2026 resmi dimulai. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan kloter pertama bakal terbang ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Dengan tanggal yang kian dekat, calon jemaah diminta mulai merapikan perlengkapan agar perjalanan ibadah berlangsung nyaman dan lancar.
Persiapan yang paling penting adalah memastikan seluruh barang wajib sudah tersusun dalam koper. Selain membantu kelancaran ibadah, perlengkapan yang tepat juga membuat mobilitas di Arab Saudi menjadi lebih mudah, mengingat cuaca ekstrem dan padatnya rangkaian kegiatan.
1. Pakaian Harian: Sesuaikan dengan Cuaca Arab Saudi
Arab Saudi dikenal dengan suhu yang sangat panas di siang hari dan bisa menusuk dingin pada malam hari. Karena itu, pakaian harian harus nyaman, menyerap keringat, dan tetap sesuai syariat.
Untuk jemaah pria:
Kaos berbahan katun
Celana panjang ringan untuk aktivitas harian
Baju koko atau gamis/jubah untuk salat
Sarung
Pakaian dalam & kaus kaki
Jaket tipis atau sweater
Sandal jepit & sepatu sandal yang nyaman
Untuk jemaah wanita:
Baju muslimah putih untuk ihram
Baju muslimah warna bebas untuk aktivitas
Pakaian ganti
Jilbab yang nyaman
Mukena
Kaus kaki
Jaket atau sweater
2. Pakaian Ihram: Wajib dan Harus Sesuai Ketentuan
Tak hanya simbol kesederhanaan, ihram juga menjadi penanda bahwa jemaah telah memasuki rangkaian ibadah tertentu.
Untuk pria:
Dua lembar kain putih tanpa jahitan. Disarankan membawa 2–3 set sebagai cadangan jika basah atau terkena kotoran.
Untuk wanita:
Baju muslimah longgar, tidak transparan, menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Pilih bahan ringan agar tidak gerah saat thawaf dan sa’i.
3. Perlengkapan Mandi: Wajib Selalu Dibawa
Higienitas adalah kunci. Jemaah disarankan membawa perlengkapan mandi dasar dalam satu tas kecil agar mudah diakses kapan pun.
4. Dokumen Penting: Jangan Sampai Ada yang Tertinggal
Semua dokumen wajib disimpan di tempat aman, anti air, dan mudah dijangkau. Berikut daftar dokumen pentingnya:
Paspor dan visa + fotokopi
Foto identitas cadangan
DAPIH
Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH)
Bukti vaksinasi (meningitis, influenza, COVID-19)
Resep dokter (jika ada obat khusus)
Asuransi kesehatan
Kontak darurat keluarga
Buku manasik dan doa
Jangan lupa simpan juga salinan digital melalui ponsel atau email untuk berjaga-jaga.
5. Obat-Obatan dan P3K: Penolong Saat Darurat Ringan
Meski tersedia layanan kesehatan di setiap sektor, jemaah tetap disarankan membawa obat pribadi dan perlengkapan P3K dasar seperti:
Plester luka
Hand sanitizer
Antiseptik pembersih luka
Kain kasa & peniti
Gunting kecil
Oralit
Cotton bud
Termometer
Obat resep pribadi
Pereda nyeri
Obat batuk & diare
Suplemen vitamin
6. Perlengkapan Tambahan: Bikin Perjalanan Lebih Nyaman
Ada beberapa barang ekstra yang sangat membantu selama di Tanah Suci, antara lain:
Kacamata hitam
Sunscreen
Kamera
Sandal cadangan
Barang pribadi lain sesuai kebutuhan
Persiapan matang akan membuat perjalanan haji jauh lebih tenang. Dengan waktu yang semakin dekat, jemaah dihimbau mulai mencicil perlengkapan dari sekarang agar tidak terburu-buru menjelang hari keberangkatan.
SUMBER : HIMPUH