Senin s.d Jumat : 10.00 - 17.00

|

Sabtu & Minggu : Janji Temu / Online

Jl. Warung Jati Timur No. 27A, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Rekomendasi Artikel

Jelang Keberangkatan, Calon Haji Diminta Atur Pola Makan dan Cairan Sejak Sebulan Sebelumnya

Menjelang musim haji, kesiapan fisik jemaah menjadi perhatian utama. Salah satu aspek yang tak boleh diabaikan adalah pengaturan pola makan dan kecukupan cairan sejak jauh hari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.


Ahli gizi dari Universitas Faletehan Serang, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengingatkan bahwa pembiasaan pola konsumsi yang tepat setidaknya dilakukan satu bulan sebelum berangkat agar tubuh lebih siap menghadapi aktivitas fisik selama ibadah haji.


Asupan Gizi Seimbang Jadi Fondasi Stamina

Rita menjelaskan, pola makan calon jemaah haji sebaiknya mengacu pada prinsip gizi seimbang, dengan fokus pada konsumsi protein rendah lemak, buah, serta cairan yang cukup.


“Protein rendah lemak penting untuk membentuk dan memperkuat otot, karena otot akan banyak digunakan selama aktivitas ibadah,” kata Rita dilansir Antara Kamis (02/04).


Sumber protein yang dianjurkan antara lain telur rebus, ikan yang diolah tanpa digoreng, serta tahu dan tempe yang dimasak dengan sedikit minyak.


Selain protein, konsumsi buah juga perlu ditingkatkan hingga lima porsi per hari. Buah dapat dikonsumsi baik saat makan utama maupun sebagai selingan untuk membantu menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh.


Di sisi lain, jemaah diminta mulai membatasi makanan tinggi gula, lemak, santan, serta makanan olahan yang berpotensi mengganggu kondisi metabolisme.


Kecukupan Cairan Cegah Dehidrasi

Selain makanan, asupan cairan menjadi faktor penting dalam menjaga stamina. Rita menyarankan agar calon haji memenuhi kebutuhan cairan minimal dua liter per hari.


Ia menjelaskan, konsumsi cairan sebaiknya dibagi dalam beberapa waktu, mulai dari pagi hingga malam hari, agar penyerapan dalam tubuh lebih optimal.


“Cairan tidak hanya dari air putih, tetapi juga bisa dari susu, kuah sayur, buah dengan kandungan air tinggi, hingga air kelapa,” ujarnya.


Menurutnya, pola minum yang baik adalah secara bertahap dan rutin setiap beberapa jam, bukan langsung dalam jumlah besar sekaligus.


Bagi jemaah yang kesulitan mengonsumsi air putih dalam jumlah banyak, infused water dapat menjadi alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.


Dengan menerapkan pola makan sehat dan menjaga kecukupan cairan sejak sebelum keberangkatan, jemaah diharapkan mampu menjalani rangkaian ibadah haji dengan kondisi fisik yang lebih prima.


SUMBER: HIMPUH