Senin s.d Jumat : 10.00 - 17.00
|Sabtu & Minggu : Janji Temu / Online
Jl. Warung Jati Timur No. 27A, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Rekomendasi Artikel
Kementerian Haji melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) mulai menjajaki kerja sama strategis dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperkuat layanan transportasi dan logistik jemaah haji.
Penjajakan ini mengemuka dalam pertemuan yang digelar pada Selasa (31/3/2026), dengan fokus pada integrasi layanan perkeretaapian guna mendukung mobilisasi jemaah dari daerah asal menuju embarkasi, sekaligus memperkuat sistem distribusi logistik yang lebih efisien.
Dalam pertemuan tersebut, KAI menawarkan skema transportasi berbasis kereta api sebagai alternatif pengangkutan jemaah. Skema ini dinilai mampu menciptakan perjalanan yang lebih tertib, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi saat musim haji.
Selain itu, kepastian jadwal dan waktu tempuh menjadi keunggulan utama moda transportasi kereta api, sehingga diharapkan dapat mendukung kelancaran proses keberangkatan dan kepulangan jemaah.
Kerja sama ini tidak hanya mencakup transportasi jemaah, tetapi juga menyasar sektor logistik. Melalui anak usahanya, PT Kereta Api Logistik, KAI menawarkan layanan distribusi bagasi jemaah yang terintegrasi, mulai dari daerah asal hingga embarkasi.
Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan haji.
“Penguatan ekosistem ekonomi haji tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor transportasi dan logistik, agar layanan kepada jemaah semakin optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan moda kereta api berpotensi menjadi solusi untuk menghadirkan mobilisasi jemaah yang lebih efisien dan terorganisir.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung kebutuhan logistik haji, khususnya dalam penanganan bagasi jemaah.
“KAI Logistik memiliki kapabilitas dalam menyediakan layanan logistik menyeluruh, termasuk penanganan bagasi jemaah haji. Kami siap mendukung distribusi yang lebih tertata dan efisien,” ujarnya.
Dari sisi operasional, KAI juga menekankan komitmennya terhadap keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan. Dengan sistem yang terjadwal dan terintegrasi, transportasi kereta api dinilai mampu menjadi solusi dalam mendukung kelancaran pergerakan jemaah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dalam menghadirkan sistem layanan haji yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah di seluruh Indonesia.
SUMBER: HIMPUH