Senin s.d Jumat : 10.00 - 17.00

|

Sabtu & Minggu : Janji Temu / Online

Jl. Warung Jati Timur No. 27A, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Rekomendasi Artikel

Masjidil Haram Punya Pendingin Terbesar di Dunia, Jaga Suhu Tetap Sejuk Meski di Tengah Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem yang kerap melanda Kota Makkah, terutama saat musim haji dan umrah, mendorong Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat layanan bagi para jamaah. Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah pengoperasian sistem pendingin terintegrasi berkapasitas sangat besar untuk menjaga kenyamanan beribadah di Masjidil Haram.


Sistem pendingin tersebut dikelola oleh Otoritas Umum untuk Pengurusan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Fasilitas ini disebut sebagai salah satu sistem pendingin terbesar di dunia dan dirancang untuk menjaga suhu di area Masjidil Haram tetap sejuk meski temperatur di luar masjid meningkat tajam.


Dilansir dari Saudi Gazette, sistem pendingin yang dioperasikan memiliki kapasitas sekitar 155.000 ton pendingin. Kapasitas tersebut memungkinkan suhu di seluruh area Masjidil Haram dipertahankan pada kisaran 22 hingga 24 derajat Celsius.


Pengaturan suhu itu diterapkan agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, terutama pada masa dengan tingkat kunjungan tinggi seperti musim haji, Ramadan, maupun musim umrah.


Dengan suhu yang stabil, area di dalam masjid tetap terasa sejuk meskipun kondisi cuaca di luar jauh lebih panas.


Udara Disaring dengan Efisiensi Hingga 95 Persen

Selain berfungsi sebagai sistem pendingin, fasilitas tersebut juga dilengkapi teknologi pemurnian udara berstandar tinggi.


Otoritas Masjidil Haram menyebut udara yang dialirkan ke seluruh area masjid terlebih dahulu melalui proses pengolahan dan penyaringan canggih dengan tingkat efisiensi mencapai 95 persen. Teknologi ini diterapkan untuk menjaga kualitas udara tetap bersih dan sehat bagi para jamaah.


Jangkau Area Hampir 1,5 Juta Meter Persegi

Jaringan pendingin tersebut menjangkau hampir 1,5 juta meter persegi area Masjidil Haram. Cakupannya meliputi ruang salat utama, berbagai fasilitas penunjang, hingga pelataran masjid yang setiap hari dipenuhi jamaah dari berbagai negara.


Dengan cakupan yang luas, distribusi udara dingin dapat berlangsung secara merata sehingga berbagai area yang digunakan jamaah tetap nyaman untuk beribadah.


Otoritas menyatakan, pengoperasian sistem pendingin ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Masjidil Haram. Melalui pemanfaatan teknologi rekayasa modern, termasuk peningkatan sistem operasional dan pemeliharaan, layanan terus disiapkan untuk mengakomodasi jumlah jamaah haji dan umrah yang meningkat setiap tahun.


Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung jamaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, aman, dan sehat sekaligus menjaga standar kualitas pelayanan di Masjidil Haram.


SUMBER: HIMPUH