Senin s.d Jumat : 10.00 - 17.00
|Sabtu & Minggu : Janji Temu / Online
Jl. Warung Jati Timur No. 27A, Kel. Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Rekomendasi Artikel
Malam pertama sepuluh hari terakhir Ramadan di Masjidil Haram, Makkah, dipenuhi ribuan jemaah yang melaksanakan salat Tarawih dan Tahajud dengan penuh kekhusyukan. Sejak dini hari, arus jemaah terlihat terus berdatangan untuk beribadah di salah satu tempat paling suci bagi umat Islam tersebut.
Melansir Saudi Press Agency (SPA), para jemaah memenuhi berbagai area di kompleks Masjidil Haram, mulai dari koridor, halaman, area Mataf hingga jalan-jalan yang menuju ke masjid.
Di tengah keramaian tersebut, suasana spiritual terasa kuat. Sejumlah jemaah tampak khusyuk melaksanakan salat, sementara lainnya membaca Al-Qur’an dan memanjatkan doa kepada Allah dalam suasana yang tenang dan penuh penghayatan.
Aktivitas Ibadah Meningkat di 10 Malam Terakhir Ramadan
Sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, termasuk dengan melaksanakan itikaf di masjid.
Pada periode ini, Masjidil Haram menjadi pusat aktivitas spiritual umat Islam dari berbagai negara. Para jemaah menghabiskan waktu mereka dengan salat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta berdoa sepanjang malam.
Suasana tersebut berlangsung di berbagai sudut masjid, dengan jemaah yang terus berdatangan untuk mengikuti rangkaian ibadah di malam-malam yang diyakini memiliki keutamaan besar, termasuk kemungkinan datangnya malam Lailatul Qadar.
Layanan dan Fasilitas Disiapkan untuk Jemaah
Untuk mendukung kelancaran ibadah para jemaah, Otoritas Umum untuk Pengelolaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyiapkan berbagai fasilitas serta layanan operasional di area Masjidil Haram.
Persiapan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama sejumlah otoritas terkait guna memastikan kenyamanan dan keamanan para jemaah maupun pelaku umrah.
Layanan yang disediakan mencakup kegiatan pembersihan, sterilisasi, dan penyemprotan wewangian di berbagai area masjid menggunakan peralatan khusus yang ditempatkan di dalam maupun di sekitar kompleks masjid.
Selain itu, pengelola juga mengoperasikan fasilitas toilet yang dilengkapi berbagai layanan pendukung serta menambah jumlah karpet salat di area masjid.
Beberapa titik distribusi air Zamzam juga disiapkan di berbagai lokasi agar jemaah dapat dengan mudah memperoleh air Zamzam dingin maupun suhu normal selama 24 jam.
Sistem Akses dan Keamanan Ditingkatkan
Pengelola juga mengatur sistem keluar masuk jemaah guna memperlancar pergerakan di area masjid yang padat.
Sejumlah pintu masuk khusus disediakan bagi lansia dan penyandang disabilitas untuk memudahkan akses menuju area ibadah.
Tim lapangan juga disiagakan selama 24 jam untuk membantu jemaah, menerima pertanyaan, serta menindaklanjuti berbagai kebutuhan dan masukan dari pengunjung.
Selain itu, fasilitas eskalator dan lift disiapkan untuk menunjang mobilitas jemaah di area masjid.
Sistem pendingin udara, pencahayaan, ventilasi, tata suara, serta sumber pasokan listrik juga dipastikan berfungsi dengan baik. Pintu-pintu masjid dan fasilitas sanitasi juga dipersiapkan dengan standar keselamatan lingkungan guna menjaga kesehatan dan keamanan para pengunjung.
Seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari layanan berkelanjutan yang dilakukan otoritas terkait untuk melayani jemaah serta memastikan mereka dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan penuh ketenangan.
SUMBER : HIMPUH